Konten Terbaru:
Home » » Agribisnis Mengusung Kedaulatan Pangan

Agribisnis Mengusung Kedaulatan Pangan

Written By Tepung Mocaf on Senin, 13 April 2015 | 13.4.15

(Senin, 23 Maret 2015)
Performax dan Institut Pertanian Bogor (IPB) didukung Kementrian Pertanian dalam mengembangkan agribisnis Indonesia dengan fokus pada kedaulatan pangan Indonesia, akan menyelenggarakan Agrinex Expo ke-9 pada tanggal 20-22 Maret 2015 di Assembly Hall, Jakarta Convention Center.  

Kita ketahui bahwa pembangunan bangsa tidak terlepas dari pemenuhan kedaulatan pangan yang selanjutnya dibutuhkan produksi dan produktivitas dari petani, para pengusaha UMKM, pemerintah dan berbagai stakeholder.

Menurut Rifda Ammarina, selaku President Director Agrinex, kedaulatan pangan menjadi penting karena dilatarbelakangi keprihatinan terhadap arus deras perdagangan bebas, belum terbangunnya koordinasi positif antar kementrian dalam meningkatkan produktivitas dan distribusi pangan antar daerah juga belum terbangun rasa cinta masyarakat kepada pangan nasional. 

Agrinex Expo 9th selalu melibatkan berbagai pihak dari berbagai kementerian terkait, pebisnis, media massa dan berbagai komunitas pencinta produk agribisnis lokal. Tahun ini menggandeng Kementrian UMKM, Bank Indonesia dalam gerakan ekonomi syariah, Apindo dan Kadin Indonesia.  

Dalam press conference Agrinex Expo 2015 pada (16/1/) di Kementerian Pertanian, hadir para pembicara yang mendukung penuh kegiatan Agrinex, salah satunya Agus Muharam.


“Kegiatan agribisnis persoalannya meliputi hulu ke hilir. Pertanian sebagian besar dikelola pengusaha mikro yang kurang modal, kami menawarkan koperasi untuk menghadapi pasar  dan masyarakat ekonomi Asean” Jelas Agus. 

Dukungan Kementerian UMKM dalam Agribisnis dan kedaulatan pangan yaitu dengan memberikan pelatihan kewirausahaan, koperasi dan berbagai pelatihan lain untuk membangun pembangunan ekonomi.   

Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai penyelenggara Agrinex Expo mempunyai tujuan agar masyarakat lebih mengenal dan memahami sektor pertanian dalam tenaga kerja dan minat mahasiswa dalam fakultas yang terkait Agribisnis.  

“Enam tahun terakhir riset IPB selalu besar, saat ini kita harus bergeser pada lebih banyak ekspor produk, ekonomi berbasis inovasi dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi” jelas Herry Suhardiyanto, Rektor IPB. Hery juga berharap agar Agrinex dapat menjadi wahana inovasi dan kerjasama yang dapat berguna untuk bangsa.

Program acara Agrinex ke-9 akan lebih beragam untuk sasaran ketahanan pangan. Rifda menjelaskan, di antaranya tujuh materi talkshow seputar kepedulian neraca jam kerja, alokasi pembiayaan, kontribusi kementrian terkait dalam menggerakan pertanian, pembiayaan syariah,healthy life style dengan raw food dan berbagai tema menarik.

Selanjutnya, Agrinex Expo menampilkan demo peserta tentang bagaimana mengolah tanaman pekarangan menjadi pangan sehat dengan Cooking Class dari chef hotel berbintang.  Bekerjasama dengan Trubus diadakan dua lomba kreatif dan inovatif yaitu buah unggul danBeauty Contest Kamboja dengan harapan Kamboja bisa menjadi icon bunga nusantara. Selain itu ada display produk diversifikasi pangan, cluster taman hijau nusantara, cluster smart choice for life, focus group discussion dan games seputar agribisnis.

“Agrinex bukan sekadar expo tapi pendidikan, penelitian, produk dan kebijakan pemerintah, kami harap semua pihak dapat saling mensuport” jelas Rifda. | Ratu Selvi Agnesia

Sumber: http://alumniipb.org/newsreader/465

Share this article :

0 komentar:


Tepung Mocaf

Tepung singkong yang dimodifikasi sehingga berkualitas tinggi...

Untuk Pembelian Tepung Mocaf Hubungi
YULIANA
0271-825266

 
Dipersembahkan oleh Lembaga Penelitian Universitas Jember
Didukung oleh : Universitas Jember | LPDP | BCM
Copyright © 2015. Tepung MOCAF - All Rights Reserved