Konten Terbaru:
Home » » Sembilan provinsi sentra padi berpotensi rawan kekeringan

Sembilan provinsi sentra padi berpotensi rawan kekeringan

Written By Tepung Mocaf on Rabu, 25 Maret 2015 | 25.3.15


SERANG, kabarbisnis.com: Perubahan iklim global berpotensi mempengaruhi produksi pangan nasional. Setidaknya, sembilan provinsi sentra padi  nasional terindikasi sangat rawan kekeringan.
Kepala Badan Litbang Kementerian Pertanian (Kementan) Haryono mengungkapkan hal itu disela Sosialisasi dan Forum Group Discussion Kalender Tanam Terpadu (Katam) Musim Kemarau (MK)  2015 di Serang, Banten (24/3/2015).
Menurut Haryono, sembilan provinsi sentra pangan yang berpotensi sangat rawan kekeringan adalah Pantai Timur Aceh, Kabupaten Langkat, Padang Lawas dan Deli Serdang di Sumatera Utara, OKU dan Muba di Sumatera Selatan. Selain itu, Sumatera Selatan, sebagian Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan serta Kabupaten Bima dan Lombok Tengah.
"Sifat potensi kekeringan endemik. Seperti Lamongan di pantura Jawa Timur.Itu kann lokal," ujar Haryono.
Haryono menambahkan, perubahan iklim ternyata juga berpotensi sangat rawan terkena serangan penggerek batang. Delapan provinsi itu terjadi di sebagian Lampung, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah dan Sulawei Tengah.
Adapun, serangan wereng batang coklat dan kresek terdapat di sebagian Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah,Jawa Timur dan Yogyakarta. Meski begitu, menurut Haryono, merujuk data Lapan dan BMKG pada MK 2015 masih terdapat potensi luas tanam nasional mencakup padi sawah beririgasi seluas 3,9 juta Hektare (Ha),padi rawa seluas 509.561 Ha.
Untuk jagung/kedelai 1,19 juta Ha dan kedelai seluas 496.546 Ha. Adapun rekomendasi awal waktu tanam dominan terjadi pada Maret III hingga Juni I 2015."Waktu tanam masih cukup panjang. Tidak ada perubahan yang sifatnya ekstrem seperti tahun 2014 lalu," ujar Haryono.
Haryono menambahkan,perubahan iklim tahun dan serangan organisme penyerang tumbuhan (OPT) selama 20 tahun terakhir menurunkan produksi tidak lebih dari 5%.kbc11

Sumber: http://www.kabarbisnis.com/read/2856018/sembilan-provinsi-sentra-padi-berpotensi-rawan-kekeringan
Share this article :

0 komentar:


Tepung Mocaf

Tepung singkong yang dimodifikasi sehingga berkualitas tinggi...

Untuk Pembelian Tepung Mocaf Hubungi
YULIANA
0271-825266

 
Dipersembahkan oleh Lembaga Penelitian Universitas Jember
Didukung oleh : Universitas Jember | LPDP | BCM
Copyright © 2015. Tepung MOCAF - All Rights Reserved